Cara Mengobati Amandel Dengan Obat Tradisional

Cara mengobati amandel alami dengan obat tradisional bisa menjadi salah satu alternatif dalam penyembuhan penyakit amandel Melalui artikel ini akan dibahas pula penyebab radang amandel yang menimbulkan tanda atau gejala amandel (tonsil).

Amandel atau tonsil adalah kelenjar getah bening yang terletak pada bagian belakang mulut (di tenggorokan bagian paling atas). Fungsi amandel sebagai penyaring bakteri dan mikroorganisme lain untuk mencegah terjadinya infeksi atau peradangan.

Apabila bakteri yang masuk status dan kuantitasnya sudah tinggi maka tonsil bisa ‘dikalahkan’, akibatnya amandel membengkak dan meradang, inilah kondisi yang dinamakan penyakit radang amandel atau infeksi amandel atau tonsilitis. Infeksi bakteri juga sering terjadi pada area sekitar tenggorokan dalam sehingga menyebabkanfaringitis.

Penyebab Amandel

Penyebab utama penyakit radang amandel adalah infeksi bakteri streptokokuks atau infeksi bakteri (virus) namun lebih jarang.

Sementara penyebab lain bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut:

1. Makanan

Makanan menjadi faktor umum terjadinya peradangan ataupun pembengkakan pada amandel. Contoh makanan yang memicu penyakit ini adalah es krim, permen, yang mengandung bahan pengawet, tercampur perisa dan pewarna buatan.

2. Difisiensi Vitamin C (Askorbat)

Vitamin C harus mengasup tubuh setidaknya 500 mg perhari dan disenadakan dengan vitamin atau gizi lain guna menyelaraskan fungsi dari setiap peranan nutrisi dalam tubuh. Kekurangan vitamin C dapat memicu amandel menjadi membesar.

Dehidrasi Berkepanjangan

Air adalah komponen vital dalam tubuh, jika kekurangan air bisa menimbulkan banyak penyakit, salah satunya amandel. Maka dari itu, cara mengobati amandel yang paling mudah adalah mencukupi kebutuhan gizi berupa mineral atau air, kira-kira 8 – 10 gelas atau sama dengan 1,5 – 2 liter perhari.

3. Kurang Peduli Terhadap Kebersihan

Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun sehabis memgang benda atau mengerjakan sesuatu yang kiranya membuat telapak tangan ternodai oleh partikel debu. Karena saat menyentuh makanan, tangan yang kotor akan membuat debu berpindah ke makanan yang hendak Anda konsumsi, hal tersebut sangat membahayakan tubuh.

Gejala Amandel

Penderita radang amandel atau tonsilitis akan merasakan nyeri pada tenggorokan ketika menelan makanan berat ataupun ringan (bubur). Rasa sakit nyeri ini juga dirasakan oleh gendang telinga karena kedua organ dalam ini memiliki sistem saraf yang menyatu alias sama.

Penyakit amandel banyak diderita oleh anak-anak. Mereka jarang mengeluh nyeri atau sakit ketika menelan makanan. Tetapi mereka lebih memilih untuk tidak mau makan untuk menghindari gejala amandel yang cukup menyiksa tersebut.

Gejala lain dari radang amandel adalah demam, kurang enak badan, nyeri di kepala (sakit kepala), dan mual yang terkadang disertai muntah.

Cara Mengobati Amandel

Pengobatan amandel bisa menggunakan dua cara, yaitu medis dan alami. Untuk yang medis sudah pasti operasi amandel, tapi biayanya juga relatif mahal. Sedangkan yang natural lebih menghemat kantong tapi memakan waktu, butuh kesabaran ekstra untuk menjalani cara mengobati amandel ini.

Jika Anda ingin tahu bagaimana cara mengobati amandel secara alami (tanpa operasi), banyak tanaman obat yang bisa di manfaatkan seperti berikut ini contohnya.

Jeruk Nipis

  • Siapkan 1 buah jeruk nipis, 1 ruas kunyit berukuran hampir sebesar ibu jari, 1 sendok makan madu murni, dan 1/2 gelas air.
  • Peras jeruk nipis, parut kunyit kemudia diperas.
  • Tambahkan sedikit madu kedalam dua campuran bahan tadi, setelahnya dikocok.
  • Tuangkan 1/2 gelas air, aduk semua bahan tersebut. Saring lalu minum airnya sampai habis.

Jarong Kering

  • Sediakan 9 – 15 gram tanaman jarong kering (atau 30 – 60 gram tanaman jarong segar), dan 3 gelas air.
  • Masukkan tanaman jarong kering atau segar kedalam panci berisikan 3 gelas air. Biarkan sampai airnya tersisa 1 gelas.
  • Tunggu mendingin, kemudian minum airnya 1 kali sehari sebanyak 1 gelas.

Kapulaga

  • Ambil 5 butir buah kapulaga dan 3 gelas air.
  • Rebus buah kapulaga kedalam panci berisi 3 gelas air, tunggu sampai mendidih.
  • Jika sudah mendidih, angkat buahnya dan makan ketika dingin.

Akar Kembang Pukul Empat (Segar dan Kering)

  • Bahan berupa akar kembang pukul empat kering sebanyak 9 – 15 gram atau segar sebanyak 15 – 30 gram. Siapkan juga 600 cc air.
  • Rebus akar kembang pukul empat dalam 600 cc air sampai menyisakan 300 cc air (setengahnya).
  • Tunggu dingin, barulah diminum airnya 2 kali sehari masing-masing 150 cc.

Empu Kunyit

  • Siapkan 1/2 jari empu kunyit, 1 butir kuning telur ayam, kapur sirih secukupnya, dan air matang 2 sendok makan.
  • Cuci bersih empu kunyit lalu diparut, tambahkan 2 sendok makan air minum.
  • Aduk sampai rata, kemudian diperas. Tambahkan 1 butir kuning telur ayam pada air perasan, jangan lupa juga ditambahkan air kapur sirih.
  • Kocok semua bahan hingga tercampur, lalu minum airnya 1 – 2 kali dalam sehari.

Mengetahui cara mengobati amandel dengan obat amandel tradisional tersebut sangat mudah, jangan sampai Anda melewatkannya. Anda hanya perlu melakukannya secara rutin hingga rasa nyeri ketika menelan makanan menghilang atau amandel yang membengkak mulai mengempes dan sembuh.

Selain cara mengobati amandel, sebetulnya masih banyak cara alami lain yang akan dikupas tuntas disini, oleh karena itu jangan lewatkan artikel kesehatan menarik lainnya.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *